MIMIKA, ARAHWARTA.ID – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Mimika membagikan sebanyak 3.000 bendera Merah Putih secara gratis kepada masyarakat, Senin (10/8/2026).
Pembagian bendera dilakukan di dua titik strategis, yakni perempatan Timika Mall dan perempatan Bank Papua. Kegiatan tersebut melibatkan pengurus PSI mulai dari tingkat DPD, DPC hingga Dewan Pengurus Ranting.
Antusiasme masyarakat terlihat saat para pengurus PSI membagikan bendera kepada warga yang melintas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun semangat nasionalisme menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ketua DPD PSI Mimika, Suraya Madubun, mengatakan pembagian bendera tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan partainya menjelang peringatan kemerdekaan.
“Momen ini kita jadikan sarana untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Suraya.
Menurutnya, semangat memperingati kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pembagian bendera secara gratis diharapkan membantu warga tetap ikut memeriahkan HUT RI meskipun kondisi ekonomi saat ini dirasakan cukup berat.
Soroti Kondisi Ekonomi Masyarakat
Selain membagikan bendera, Suraya turut menyoroti kondisi perekonomian masyarakat Mimika. Ia menilai sebagian warga masih menghadapi keterbatasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli bendera untuk dipasang di rumah maupun kendaraan.
“Pemerintah mengimbau agar setiap rumah dan kendaraan memasang bendera, namun banyak warga belum dapat melaksanakannya karena keterbatasan biaya,” katanya.
Suraya juga mengaitkan kondisi tersebut dengan penurunan pertumbuhan ekonomi Mimika yang disebut mencapai 11,33 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Menurutnya, tekanan ekonomi tidak hanya dirasakan pada sektor pertambangan, tetapi juga berdampak terhadap sektor konstruksi, perdagangan, serta daya beli masyarakat.
“Jika pendapatan turun, konsumsi masyarakat pun ikut turun. Usaha kecil seperti warung makan, ojek, dan berbagai jasa lainnya pasti ikut terdampak,” jelasnya.
Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, PSI Mimika berharap pembagian 3.000 bendera tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian sekaligus menghidupkan kembali semangat kebangsaan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus tetap dirasakan semua orang tanpa terkecuali,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.















