Scroll untuk baca artikel
EKONOMIPAPUA

Diklatda dan Forbisda HIPMI Papua Tengah Siap Cetak 500 Pengusaha OAP

×

Diklatda dan Forbisda HIPMI Papua Tengah Siap Cetak 500 Pengusaha OAP

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire.

NABIRE, ARAHWARTA.ID – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Guest House, Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, Senin (18/5/2026), menjadi momentum penting bagi HIPMI Papua Tengah untuk memperkuat kapasitas generasi muda Papua dalam dunia organisasi dan kewirausahaan.

Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, mengatakan bahwa melalui Diklatda dan Forbisda, HIPMI Papua Tengah menargetkan lahirnya 500 pengusaha Orang Asli Papua (OAP) yang siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Menurut Yoti, Diklatda menjadi ruang pembelajaran bagi kader HIPMI untuk memahami nilai-nilai organisasi, kepemimpinan, dan semangat kewirausahaan. Sementara Forbisda menjadi wadah diskusi dan kolaborasi dalam membangun dunia usaha yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan Papua Tengah.

“Diklatda ini menjadi tempat belajar berorganisasi dan memahami bagaimana ber-HIPMI dengan baik. Sedangkan Forbisda merupakan ruang aksi untuk belajar bisnis secara nyata dan relevan dengan potensi daerah,” ujar Yoti dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, dalam forum tersebut berbagai persoalan ekonomi daerah akan dibahas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, pemerintah daerah, serta sejumlah narasumber dan pihak terkait yang berkompeten di bidangnya.

Yoti menegaskan bahwa HIPMI Papua Tengah ingin hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pembangunan yang dicanangkan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Melalui Forbisda, kita mendiskusikan apa saja problem yang ada di Papua Tengah, kemudian bagaimana visi-misi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur dapat didukung oleh HIPMI melalui langkah-langkah nyata di sektor usaha dan ekonomi,” katanya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aktif dan serius agar memperoleh pemahaman yang baik mengenai organisasi HIPMI, dunia usaha, hingga strategi membangun jejaring bisnis yang kuat.

“Harapannya seluruh anggota HIPMI Papua Tengah dapat aktif berinteraksi dengan para narasumber sehingga mampu memahami organisasi, dunia usaha, dan peluang bisnis yang dapat dikembangkan di Papua Tengah,” tutupnya.

Diklatda dan Forbisda HIPMI Papua Tengah diharapkan mampu melahirkan generasi pengusaha muda Papua yang profesional, mandiri, inovatif, serta mampu menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *