NABIRE, ARAHWARTA.ID — Kebakaran di Jalan Trikora, kawasan Kotalama, Kabupaten Nabire, menghanguskan dua rumah warga pada Kamis malam, 21 Mei 2026. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dua rumah yang terbakar diketahui milik Zainal Jufri (55) dan Jako (26). Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik dari salah satu bangunan sebelum merambat cepat ke rumah di sekitarnya.
Kobaran api sempat memicu kepanikan warga di area permukiman padat tersebut. Sejumlah warga kemudian berupaya memadamkan api secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Warga Bergotong Royong Padamkan Api
Warga menggunakan ember dan peralatan seadanya untuk mengambil air dari sumur terdekat. Upaya itu dilakukan guna mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar kawasan kebakaran.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang anggota pemadam kebakaran yang melihat kobaran api dari kejauhan. Informasi kemudian diteruskan ke posko utama sekitar pukul 19.26 WIT.
Damkar Papua Tengah Kerahkan Tiga Armada
Merespons laporan tersebut, tim pemadam kebakaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah langsung bergerak menuju tempat kejadian. Armada diberangkatkan sekitar pukul 19.30 WIT dan tiba empat menit kemudian.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan lokalisir area dan pemadaman intensif untuk mengendalikan api.
Dalam operasi penanganan itu, Damkar Papua Tengah mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan kapasitas air berbeda guna mempercepat proses pemadaman.
Operasi dipimpin Perwira Piket Yonias Wambrauw bersama Regu I Piket Siaga dan sejumlah personel lainnya. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari petugas lintas regu serta bantuan personel Damkar Kepulauan Yapen.
Api Berhasil Dikendalikan
Berkat kerja sama antara warga dan petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas ke permukiman warga lainnya.
Hasil pendataan sementara menunjukkan tidak ada korban luka maupun korban jiwa, baik dari penghuni rumah, warga sekitar, maupun petugas pemadam kebakaran yang bertugas di lapangan.
Proses pemadaman dan pendinginan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 22.00 WIT. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan lanjutan terkait total kerugian akibat kebakaran tersebut.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Petugas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah korsleting yang berpotensi memicu kebakaran serupa.















