SAMARINDA – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Samarinda melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta guna memperdalam pemahaman mengenai tata kelola kelembagaan legislatif sekaligus mempelajari pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat fungsi legislasi serta mendorong lahirnya kebijakan yang berdampak bagi pembangunan daerah.
Rombongan Fraksi Demokrat menilai Yogyakarta memiliki sejumlah praktik baik dalam pengelolaan pemerintahan daerah maupun pengembangan destinasi wisata yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Model tersebut dinilai relevan untuk dikaji sebagai bahan penyusunan kebijakan yang dapat diterapkan di Kota Samarinda.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri, mengatakan kunjungan kerja tidak hanya menjadi agenda studi banding, tetapi juga wadah bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan fungsi pengawasan, pembentukan peraturan daerah, hingga penguatan peran DPRD dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, tata kelola kelembagaan yang baik akan berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan publik serta efektivitas pelaksanaan tugas-tugas DPRD. Karena itu, berbagai praktik yang dinilai berhasil di daerah lain perlu dipelajari sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan di Samarinda.
Selain aspek kelembagaan, Fraksi Demokrat juga memberikan perhatian terhadap pengembangan wisata berbasis masyarakat atau community based tourism. Konsep tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena masyarakat menjadi pelaku utama dalam pengelolaan destinasi wisata, mulai dari penyediaan jasa, produk kreatif, hingga pelestarian budaya dan lingkungan.
Model pengembangan tersebut dinilai memiliki potensi untuk diterapkan di Samarinda yang memiliki beragam destinasi wisata alam, budaya, dan sungai. Dengan keterlibatan masyarakat, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada warga di sekitar kawasan wisata.
Fraksi Demokrat berpandangan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Dukungan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta promosi destinasi menjadi beberapa aspek yang perlu diperkuat agar potensi wisata daerah dapat berkembang secara optimal.
Hasil kunjungan kerja tersebut nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Fraksi Demokrat DPRD Kota Samarinda dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Harapannya, berbagai praktik baik yang diperoleh dapat diadaptasi untuk mendukung pembangunan daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata.
ADV/RZL















