NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Tengah terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekonomi daerah melalui pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026 di Nabire.
Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk mencetak generasi pengusaha muda Papua Tengah yang tangguh, inovatif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada BPD HIPMI Papua Tengah yang dinilai konsisten membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda Papua.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengapresiasi HIPMI Papua Tengah yang terus membuka ruang kolaborasi ekonomi serta membangun semangat kewirausahaan di Tanah Papua,” ujarnya.
Menurut Deinas, generasi muda Papua Tengah harus mulai bertransformasi dari pencari kerja menjadi pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Papua Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif dan digital yang perlu dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.
“Kegiatan Diklatda dan Forbisda ini bukan sekadar pelatihan organisasi, tetapi menjadi ruang pembentukan karakter pengusaha muda yang adaptif, kreatif, berintegritas, dan memiliki daya saing,” katanya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menilai HIPMI sebagai mitra strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, terutama melalui pengembangan UMKM dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Deinas mengajak HIPMI Papua Tengah untuk memperluas pembinaan hingga ke tingkat kabupaten, distrik, dan kampung agar semakin banyak generasi muda Papua yang berani memulai usaha dan mandiri secara ekonomi.
Forum Diklatda dan Forbisda 2026 juga diharapkan mampu melahirkan jejaring bisnis yang kuat, kolaborasi nyata antar pelaku usaha muda, serta program pendampingan berkelanjutan demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Papua Tengah.
“Manfaatkan forum ini untuk belajar, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menjadi pengusaha yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial,” pesan Deinas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama HIPMI berharap lahir generasi pengusaha muda profesional yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.















