NABIRE, ARAHWARTA.ID – Kebakaran terjadi di kompleks SMK Negeri 4 Teknologi Informasi dan Komunikasi Nabire yang berlokasi di Jalan Zesco, Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (19/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIT dan sempat menghanguskan sejumlah bangunan serta fasilitas sekolah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim Pemadam Kebakaran Provinsi Papua Tengah.
Tim Damkar dari Piket Siaga Regu II bersama personel cadangan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga terkait munculnya kobaran api di area sekolah.
Salah satu petugas Damkar, Ari Wonda, mengatakan pihaknya bergerak cepat usai menerima informasi kebakaran dari masyarakat.
“Laporan masuk sekitar pukul 15.50 WIT dan tim langsung bergerak menuju lokasi beberapa menit kemudian,” ujarnya.
Menurut Ari, akses menuju lokasi kebakaran cukup menantang sehingga armada pemadam membutuhkan waktu untuk tiba di tempat kejadian. Setibanya di lokasi, api diketahui sudah membesar dan membakar sebagian bangunan sekolah.
Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan pelokalisiran api guna mencegah kobaran merembet ke bangunan lain maupun kawasan permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
“Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada orang yang terjebak di dalam area sekolah sekaligus mengendalikan penyebaran api,” jelasnya.
Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam dengan melibatkan personel Damkar dan relawan di lapangan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.15 WIT.
Meski kebakaran menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas sekolah, pihak Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Dari hasil pendataan sementara, tidak ditemukan korban jiwa baik dari pihak sekolah maupun petugas yang bertugas,” kata Ari.
Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu bagian bangunan sekolah. Namun hingga kini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta menghitung total kerugian akibat kebakaran tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekitar karena SMK Negeri 4 Nabire merupakan salah satu sekolah kejuruan yang memiliki fasilitas pendidikan teknologi dan informasi di Kabupaten Nabire.















