jembatan mahulu yang berada di wilayah kecamatan loa janan ilir kembali menjadi polemik bagi masyarakat, jembatan yang seharusnya menjadi tulang punggung bagi truk logistik kini harus berhenti sementara akibat ditabrak kapal tongkang.
“satu pihak yang melakukan kesalahan masyarakat yang merasakan imbasnya, tentu hal ini harus segara diselesaikan segera mungkin oleh pihak terkait PUPR Kaltim dan juga khususnya KSOP yang melaksanakan pengawasan dan mengatur operasional diperairan sungai mahakam jangan sampai hal ini terulang kembali, jembatan mahulu harus segera dibenahi agar masyarakat dapat mengakses dan perekonomian berjalan lancar kembali” ucap kamarul azwan mahasiswa yang berasal dari loajanan.
keluhan masyarakat semakin meningkat khusunya masyarakat lokal yang berkerja sebagai driver truk, penutupan sementara jembatan mahulu membuat beban bagi supir karena harus melintasi jembatan mahakam IV untuk mengantar logistik atau material, kemacetan yang panjang selalu terjadi karena jam operasional hanya pada jam 22.00 hingga 05.00 WITA
kapal tongkang yang berbuat salah masyarakat yang terkena imbasnya, hal ini sungguh merugikan masyarakat. pemerintah harus melakukan tindak tegas terhadap pelaku yang menabrak jembatan.















