arahwarta.id – Pembangunan Rumah Sakit Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang dijadwalkan selesai pada Juli 2025, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tenaga medis.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyatakan bahwa Pemkab telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama untuk mendukung pemenuhan tenaga medis melalui program beasiswa.
“Alhamdulillah, dari dua perguruan tinggi yang saya datangi, pertama di UGM, kemudian di Unhas, keduanya memberikan respon yang positif,” ujar Sunggono, Minggu (10/11/2024).
Beasiswa untuk Dokter Spesialis
Sebagai bagian dari upaya ini, Pemkab Kukar berencana menawarkan beasiswa khusus untuk mahasiswa kedokteran, terutama dokter spesialis. Program ini diharapkan menghasilkan tenaga medis yang berkomitmen bekerja untuk pemerintah daerah setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami menawarkan beasiswa untuk dokter spesialis, dengan tujuan agar setelah lulus mereka bekerja untuk pemerintah Kukar,” jelas Sunggono.
Penyusunan Draf Kerja Sama
Pemkab Kukar saat ini sedang menyusun draf konsep kerja sama yang akan diajukan kepada universitas mitra. Nantinya, universitas akan menawarkan program ini kepada calon dokter spesialis yang berminat.
“Universitas yang bekerja sama akan menyampaikan daftar calon mahasiswa yang berminat, rincian pembiayaan yang dibutuhkan, serta perhitungan kompensasi terkait dana yang sudah dibiayai oleh Kementerian Kesehatan,” tambahnya.
Operasional Tahun Depan
Sunggono menegaskan bahwa Rumah Sakit Muara Badak ditargetkan beroperasi pada tahun 2025. Oleh karena itu, langkah perekrutan tenaga medis dilakukan sejak dini untuk memastikan kesiapan operasional rumah sakit.
“Rumah Sakit Muara Badak tahun depan sudah kita operasionalkan, jadi sekarang kita mulai merekrut tenaga medisnya,” ujarnya.
Dukungan SDM untuk Pelayanan Optimal
Dengan langkah ini, Pemkab Kukar berharap Rumah Sakit Muara Badak dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Inisiatif beasiswa ini juga mencerminkan komitmen Pemkab dalam mencetak SDM unggul di sektor kesehatan.
“Upaya ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga medis sekaligus mendukung visi pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kukar,” tutup Sunggono. (Adv/Fr)















