SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda berharap kebijakan transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah dapat mendukung pemulihan sektor perhotelan yang terdampak penyesuaian anggaran dan berkurangnya kegiatan pemerintahan. Dukungan fiskal yang memadai dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi daerah, termasuk usaha hotel dan restoran.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menaruh perhatian terhadap kondisi sektor perhotelan yang turut merasakan dampak ketika kegiatan pemerintah mengalami pengurangan. Selama ini, agenda rapat, pertemuan, dan kegiatan kedinasan menjadi salah satu sumber aktivitas bagi industri perhotelan.
Berkurangnya kegiatan tersebut berpotensi memengaruhi tingkat hunian hotel dan permintaan terhadap layanan pendukung, seperti ruang pertemuan serta konsumsi. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengelola hotel, tetapi juga pelaku usaha lain yang terhubung dengan rantai ekonomi sektor tersebut.
Karena itu, Helmi berharap kebijakan transfer dana dari pemerintah pusat dapat memberi dukungan yang lebih baik terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah. Dengan ruang fiskal yang memadai, kegiatan pembangunan dan agenda pemerintahan dapat dijalankan berdasarkan prioritas tanpa mengabaikan efisiensi anggaran.
Pemulihan aktivitas tersebut diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian Samarinda. Ketika kegiatan pemerintahan dan pertemuan kembali bergerak, peluang usaha bagi sektor akomodasi, makanan dan minuman, serta layanan pendukung lainnya juga berpotensi meningkat.
Di sisi lain, sektor perhotelan perlu terus memperkuat daya saing agar tidak hanya bergantung pada kegiatan pemerintah. Promosi, peningkatan kualitas pelayanan, dan pengembangan pasar menjadi langkah yang dapat dilakukan untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Samarinda.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri perhotelan juga dibutuhkan untuk memperkuat posisi Samarinda sebagai kota tujuan kegiatan bisnis, pertemuan, dan kunjungan lainnya. Dengan pasar yang lebih luas, sektor ini diharapkan memiliki sumber permintaan yang lebih beragam.
DPRD Samarinda berharap kebijakan fiskal yang mendukung daerah dapat berjalan beriringan dengan upaya pelaku usaha mengembangkan layanan dan promosi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perhotelan sekaligus menjaga kontribusi sektor usaha terhadap perekonomian Kota Tepian.
ADV/RZL















