Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALDPRD SAMARINDASamarinda

DPRD Samarinda: Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III Bergantung pada Kondisi Fiskal APBD 2027

×

DPRD Samarinda: Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III Bergantung pada Kondisi Fiskal APBD 2027

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Istimewa

SAMARINDA – Kelanjutan pembangunan Teras Samarinda Tahap III masih belum dapat dipastikan masuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Samarinda pada tahun anggaran 2027. DPRD Kota Samarinda menegaskan keputusan mengenai proyek tersebut akan ditentukan setelah proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 memasuki tahap pembahasan yang lebih mendalam.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan saat ini pembahasan anggaran masih berada pada fase awal sehingga belum ada keputusan terkait proyek lanjutan penataan kawasan tepian Sungai Mahakam tersebut. Menurutnya, seluruh usulan pembangunan akan dikaji berdasarkan kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan yang dinilai paling mendesak.

“Semua program akan disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah. Prioritas pembangunan harus ditentukan secara cermat agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus DPRD saat ini masih tertuju pada pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 serta dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kedua dokumen tersebut menjadi landasan dalam menyusun arah kebijakan pembangunan dan penganggaran untuk tahun berikutnya.

Abdul Rohim menilai setiap rencana pembangunan harus diselaraskan dengan kemampuan pendapatan daerah. Pendekatan tersebut diperlukan agar pemerintah tidak membebani APBD dengan program yang melampaui kapasitas fiskal, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Menurutnya, DPRD akan lebih mengutamakan pengalokasian anggaran bagi sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, hingga penanganan banjir menjadi beberapa program yang dipandang harus memperoleh perhatian utama dalam penyusunan APBD.

Apabila kebutuhan anggaran pada sektor-sektor tersebut masih cukup besar, maka proyek pembangunan lain, termasuk Teras Samarinda Tahap III, akan disesuaikan dengan ruang fiskal yang tersedia. Keputusan akhir nantinya akan diambil melalui pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Samarinda.

Teras Samarinda sendiri merupakan proyek penataan kawasan tepian Sungai Mahakam yang dirancang menjadi ruang publik modern dengan konsep kawasan hijau dan pusat aktivitas masyarakat. Pengembangannya ditargetkan membentang sekitar 6,3 kilometer sebagai salah satu ikon baru Kota Samarinda.

Tahap pertama proyek telah rampung dan dimanfaatkan masyarakat sejak 2024 dengan berbagai fasilitas, seperti jalur pedestrian, ruang terbuka hijau, area UMKM, serta amfiteater terbuka. Sementara pembangunan Tahap II masih terus berlangsung menuju kawasan Jalan Yos Sudarso hingga Pelindo, sedangkan Tahap III direncanakan mengembangkan kawasan Teluk Lerong sebagai ruang publik dan area galeri.

DPRD berharap setiap keputusan pembangunan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan perencanaan yang matang dan prioritas yang tepat, pembangunan infrastruktur dapat terus berjalan tanpa mengurangi alokasi anggaran bagi pelayanan dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Kota Samarinda.

ADV/RZL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *