Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIAL

Kerjasama dengan OPD, Lurah Timbau Fokus Tangani Infrastruktur Dan Stunting

×

Kerjasama dengan OPD, Lurah Timbau Fokus Tangani Infrastruktur Dan Stunting

Sebarkan artikel ini
Lurah Timbau, Marten Hedi Yudha M. (Istimewa)

arahwarta.id – Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), fokus melaksanakan program pembangunan infrastruktur dan penanggulangan stunting pada sisa tahun 2024. Lurah Timbau, Marten Hedi Yudha M, menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menindaklanjuti berbagai program tersebut.

Marten menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayahnya kini berada dibawah kendali Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Permukiman (Perkim).

Dengan koordinasi ini, ia berharap infrastruktur di Kelurahan Timbau dapat ditingkatkan lebih efektif sesuai kebutuhan masyarakat.

“Untuk program pembangunan infrastruktur telah diambil alih oleh Dinas terkait, yaitu Dinas Pekerja Umum (PU) dan Dinas Permukiman (Perkim),” ungkap Marten, pada Sabtu (09/11/2024).

Selain pembangunan infrastruktur, Kelurahan Timbau juga memprioritaskan penanggulangan stunting. Program ini dirancang untuk membantu balita yang kekurangan gizi agar dapat tumbuh lebih sehat.

Penanggulangan stunting dilakukan melalui pemberian makanan tambahan secara berkala kepada anak-anak yang membutuhkan.

Program penanggulangan stunting telah berlangsung selama enam minggu. Seluruh kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bersama tim Penggerak PKK telah berperan aktif dalam distribusi makanan tambahan.

“Makanan tambahan tersebut diberikan kepada balita-balita yang kurang gizi,” jelas Marten.

Lebih lanjut, Marten menyebutkan bahwa terdapat rencana distribusi makanan bergizi kepada 27 balita di wilayah Timbau. Menurutnya, program ini dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan gizi yang sering menjadi pemicu stunting pada anak-anak.

Distribusi makanan bergizi ini merupakan inisiatif pemerintah Kukar yang disalurkan melalui OPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Marten berharap langkah ini bisa menekan angka stunting di Kelurahan Timbau.

“Membagikan makanan bergizi ke 27 balita yang kurang gizi ini merupakan program dari pemerintah Kukar lewat OPD Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, Marten optimis kedua program tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi warga Timbau.

“Harapan kita, masyarakat di Kelurahan Timbau dapat merasakan dampak positif dari pembangunan infrastruktur dan perbaikan gizi,” pungkasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk turut berperan dalam menyukseskan program-program ini demi meningkatkan kesejahteraan bersama. (Adv/fr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *