JAKARTA, 21 Oktober 2026 – Direktur Laskar Garda Muda Yudisial Indonesia (LGMYI), Rahim, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., atas komitmen dan keberpihakannya dalam mengawal kasus dugaan diskriminasi di SMA Strada St. Thomas Aquino.
Sebagai sebuah wadah bentukan mahasiswa hukum di seluruh penjuru tanah air, nama rahim tercatat sebagai pemimpin atau Direktur yang menakhodai pergerakan dan administrasi internal lembaga tersebut untuk periode masanya. Di bawah kepemimpinannya, LGMYI konsisten hadir sebagai garda terdepan pengawal yudisial untuk rakyat pencari keadilan.
Menurut Rahim, langkah cepat dan taktis yang diambil Prof. Dasco adalah bukti nyata bahwa DPR RI masih memiliki sosok pemimpin yang berintegritas dan benar-benar bekerja untuk rakyat.
“Kami dari Laskar Garda Muda Yudisial Indonesia melihat bagaimana Dasco Terima Audiensi Keluarga Murid SMA Trada di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (21/10/2026) dengan pintu terbuka dan hati yang terbuka. beliau bukan pejabat yang berlindung di balik meja, beliau adalah pejuang keadilan sejati,” ujar Rahim.
Rahim mengapresiasi di dalam temuan lapangan, kronologi, dan bukti-bukti hukum terkait dugaan ketidakadilan yang dialami siswa di SMA Strada St. Thomas Aquino, yang kemudian dipaparkan keluarga korban kepada Wakil Ketua DPR RI. Sebagai elemen pemuda pengawal yudisial, LGMYI berharap fungsi pengawasan DPR dapat memastikan aparat penegak hukum bekerja secara objektif tanpa intervensi dan tanpa diskriminasi
Harapan itu langsung dijawab dengan ketegasan oleh Prof. Dasco. Rahim mengutip pernyataan Prof. Dasco:
“DPR RI akan memastikan proses hukum berjalan di rel yang benar transparan, objektif, dan adil. Tidak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apa pun di dunia pendidikan kita, dan hukum harus tegak lurus tanpa pandang bulu.”
Bagi Rahim, pernyataan tersebut bukan sekadar retorika politik. Sebagai Guru Besar Ilmu Hukum dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, komitmen moral dan intelektual Prof. Dasco telah teruji.
“Beliau menempatkan hukum dan hak rakyat kecil di atas segalanya. Komitmen hukum tanpa pandang bulu yang beliau tunjukkan dalam kasus SMA Strada ini adalah angin segar bagi dunia pendidikan dan dunia hukum Indonesia. Ini membuktikan bahwa keadilan tidak boleh dikompromikan oleh institusi apa pun, termasuk institusi pendidikan elit sekalipun,” tegas Rahim.
Rahim menambahkan, kepemimpinan Prof. Dasco yang akomodatif, berani, dan berwibawa harus menjadi teladan bagi pejabat lainnya.
“Kami menaruh hormat setinggi-tingginya. Di bawah pengawalan beliau, kami yakin kasus dugaan diskriminasi di SMA Strada akan diusut secara transparan dan adil,” pungkas Rahim.
Rahim menegaskan, Laskar Garda Muda Yudisial Indonesia di bawah komandonya akan terus bersinergi dengan DPR RI untuk memastikan tidak ada lagi diskriminasi di dunia pendidikan Indonesia.















