SAMARINDA – Rumah Sakit (RS) Mulya Medika memasuki usia satu tahun pada 9 September 2026. Mengusung tema “Sehat Itu Mulya”, peringatan hari ulang tahun pertama tersebut menjadi refleksi atas perjalanan rumah sakit sekaligus pijakan untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Samarinda dan Kalimantan Timur.
Dalam satu tahun perjalanannya, RS Mulya Medika hadir sebagai salah satu fasilitas kesehatan di kawasan Samarinda Seberang. Rumah sakit tersebut berdiri di atas lahan sekitar 15.452 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 14.678 meter persegi.
Sejak mulai beroperasi, pengembangan layanan diarahkan pada aspek profesionalisme, keselamatan pasien dan kenyamanan keluarga yang menjalani perawatan.
Plt. Direktur RS Mulya Medika, dr. Selica Erlindi, MARS., AAI, menyebut tahun pertama menjadi fase penting dalam membangun fondasi pelayanan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat.
“Perjalanan satu tahun ini bukan hanya tentang bertambahnya usia rumah sakit, tetapi tentang bagaimana kami membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujarnya.
Menurut Selica, proses tersebut mencakup pengembangan fasilitas, penguatan sumber daya manusia hingga evaluasi pelayanan. Seluruhnya menjadi bagian dari proses membangun standar dan karakter pelayanan RS Mulya Medika.
Dari sisi fasilitas, RS Mulya Medika telah mengembangkan sejumlah layanan penunjang medis. Di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), CT Scan GE Revolution CT 128 Slices, USG 4D HD Live, layanan laparoskopi dengan teknologi Richard Wolf, serta fasilitas rawat inap mulai kelas 3 hingga Mulya Suite.
Salah satu perkembangan penting pada tahun pertama adalah terjalinnya kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada 8 Juni 2026. Dengan kerja sama tersebut, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat mengakses layanan kesehatan di RS Mulya Medika sesuai ketentuan yang berlaku.
Selica mengatakan perkembangan rumah sakit tidak terlepas dari dukungan masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan maupun para mitra.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Mira Mulya Abadi Medical, dr. Andi Satya Adi Saputra, Sp.OG., M.Kes., FISQua, melihat usia satu tahun sebagai tahap awal dari perjalanan yang lebih panjang.
“Satu tahun adalah sebuah awal. Kami ingin RS Mulya Medika tumbuh bukan hanya sebagai rumah sakit yang memberikan layanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan dan masyarakat yang kami layani,” kata Andi.
Ia menilai kepercayaan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting bagi pengembangan rumah sakit ke depan. Karena itu, penguatan layanan tidak hanya diarahkan pada aspek pengobatan, tetapi juga pada upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
Pendekatan promotif dan preventif menjadi bagian dari arah tersebut. RS Mulya Medika ingin menjadikan peringatan HUT pertama bukan sekadar perayaan internal, melainkan ruang untuk mengajak masyarakat melihat kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah Mulya Run yang akan digelar pada 22 November 2026. Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan dirancang sebagai ruang pertemuan antara masyarakat, komunitas, tenaga kesehatan serta mitra RS Mulya Medika.
“Kami ingin masyarakat menjadi bagian dari perjalanan ini. Karena itu, Mulya Run kami hadirkan sebagai sebuah perayaan bersama sekaligus ajakan untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat,” ujar Andi.
Memasuki tahun kedua, RS Mulya Medika menyatakan akan melanjutkan pengembangan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi kesehatan serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Bagi RS Mulya Medika, satu tahun pertama bukan sekadar penanda usia. Fase tersebut menjadi proses membangun kepercayaan sekaligus memperkuat posisi rumah sakit sebagai salah satu bagian dari layanan kesehatan di Samarinda dan Kalimantan Timur.















